Rintihan Kalbu

Gemercik embun menetes

Dari sebuah daun yang tak goyah itu….

Terpaan angin lesus terus menghadang

Ribua semut berbondong-bondong

Berlomba menaikinya…

Dahan itu pun tak mampu

Bergoyah sekalipun

Dengan kekuatan tekatnya

Rintihan kalbu dari hatinya

Itu pun terdengar

Satu demi satu tetesan

Embun itu tumpah

Di rintihan kalbuku

Sekon demi sekon telah berlalu

Embun itu pun tak mampu

Menampungi bak mutiara

RINTIHAN KALBU

Sukma Nur Jannah

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *