Terkulai Tangis Terenggut Waktu

Terkulai Tangis Terenggut Waktu

Terkulai tangis di pangkuan

Terenggut waktu yang berhenti

Selingkap kain meresap kilapan butir-butir air

Hanya bisa menutupi

Kejutan terindah itu

Membungkam sajakku untuknya

Desah desuh

Tak mengerti apa yang terjadi

Bukan pedal kecil yang memberangkatkannya

Namun….

Gemerciknya air laut dalam

Otak ini buntu

Sandar penenangnya hanyut tanpa tinggal

Redup hati ini untuknya

Gelap awan terusung untukku

Usai sudah

Cukupkan untuknya

Muna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *